" Semoga Allah memberikan pahala atas apa yang Anda berikan, menjadikannya suci dan mensucikan, serta Allah memberikan keberkahan atas harta Anda yang tersisa "
Bait doa diatas adalah doa dari petugas penerima zakat untuk pemberi zakat atau sering disebut muzzaki, doa ini diambil dari buku hukum zakay karya Yusuf Qardawi. Mengapa saya hapal doa ini ??? jawabannya adalah karena saat ini saya bekerja di sebuah lembaga zakat bertaraf internasional yaitu Dompet Dhuafa. Dompet Dhuafa memiliki belasan cabang, beberapa cabang berada di luar negeri diantaranya Hongkong, Jepang dan Australia, sedangkan saya bertugas di Dompet Dhuafa Jogja.
Selepas kuliah di Psikologi UGM, banyak teman-teman saya bekerja di perusahaan asing, bank, pertambangan serta berbagai perusahaan lain yang dari segi gaji dan prestise sangat "Woow". Dari hal tersebut saya mendapatkan berbagai pertanyaan dari orang-orang " Kok ra kerjo neng Jakarta wae?, Bayare piro kerjo neng LSM?, Apa kamu bisa berkembang disana?, dan berbagai pertanyaan lain yang menunjukkan keheranan orang-orang. Berbagai pertanyaan tersebut saya tanggapi dengan senyuman dan penjelasan seperlunya, bahwa dalam bekerja niatkan sebagai ibadah dan senantiasa bersyukur karena dengan begitu gaji berapapun, ditempatkan dimanapun kita akan selalu siap sedia. Teringat kata-kata Pak Mario Teguh bahwa Jika seseorang bekerja karan mencari pekerjaan , maka akan banyak sekali pekerjaan yang ada, jika seseorang bekerja mencari gaji, maka tidak banyak perusahaan mungkin gajinya sesuia dengan standart tinggi kita.
Sejak dahulu salah satu impian saya adalah bekerja di LSM sosial, karna saya sangat tertarik dengan kegiatan sosial, membantu orang yang kesusahan dan saya ingin " Menjadi kaki tangan Alloh untuk menyebarkan kebaikan dan menolong sesama di muka bumi ini".
Rasanya bahagia melihat Mustahiq (penerima zakat) ketika mendapatkan bantuan tersenyum campur tangis haru karna beban hidupnya terangkat, walaupun saya hanya menyampaikan amanah dari donatur. Banyak suka dan duka yang saya alami di pekerjaan saya ini, namun saya yakin ini adalah sarana pembelajaran bagi saya untuk menghadapi banyak orang, bersabar, bersikap dewasa, berkepribadian terbuka, dan buanyakk lagi pembelajaran berharga.
Semoga kedepan Dompet Dhuafa lebih maju lagi agar makin banyak kaum dhuafa yang bisa dibantu, dan makin banyak orang-orang yang sadar bahwa membayar zakat itu wajib jika sudah mencapai nishab.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar