Ahad, 25 November 2012
Bagi saya hari sabtu dan ahad adalah hari bebas, setelah enam hari disibukkan dengan rutinitas kantor dengan segala problematikanya, dua hari tersebut bagaikan oase ditengah padang (halah..). Saya berusaha menggunakan secara maksimal untuk mengerjakan amanah, rapat, Lq, ngisi taklim, bersantai dirumah, de el el. Hari ahad pagi adalah jadwal saya mengisi taklim rutin di desa tetangga, namun karena ahad pagi saya Lq saya pun menawarkan kepada adik2 agar taklim pindah ahad siang, jawabannya beragam ada dengan penuh semangat mengiyakan, ada yang tidak bisa, bahkan ada yang tidak membalas. Entah dikarenakan oleh adik-adik yang menjawab bisa hanya sedikit, pengaruh cuaca atau yang lain saya pun dengan setengah hati dan setengah semangath membuat pengumuman bahwa " Taklim tetap dilaksanakan jam 14.00 jika tidak hujan " .
Hujan sempat mengguyur, tapi kemudian menjelang dzuhur cuaca menjadi sangat cerah, saya pun membatin " wah jadi taklim ini". Pukul 11.00 ketika saya hendak pergi ke warung, ternyata saya mendapati motor saya bocor, karena tidak ada bengkel yang buka maka saya meminta tolong tetangga untuk menambalkan, dan jadinya sore. Sayapun mengumumkan pada adik2 taklim bahwa saya tidak bisa datang karena ban bocor, tidak ada balasan dari mereka.
Jam 14.00, ada sms masuk ternyata dari adik2 taklim yang menayakan jd ngaji kah?, mereka udah di masjid, dll. Sayapun men-sms lg kalo ban motor saya bocor. Saya pikir mereka akan bilang " berarti prei yo mbak" , dll yang menunjukkan mereka ga semangath untuk ngaji, tapi diluar dugaan ternyata mereka bilang akan ke rumah saya, minta denah, menanyakan saya bisa kan,.. de el el.
Saya hanya tertegun , MasyaAlloh ternyata mereka semangath ngaji. Akhirnya mereka tiba dirumah saya dengan selamat, setelah terlebih dahulu " kesasar-sasar", kebetulan pohon jambu depan rumah sedang berbuah merekapun menyerbu buah jambu sampai sampai yang di pohon tinggal sedikit ^^, dan kamipun mengaji dengan ditemani minuman, seplastik buah jambu dan kletik2 khas Wonosobo.
Pelajaran penting yang bisa saya petik hari ini adalah tetaplah berusaha semaksimal mungkin dalam membina, kita tidak tahu kapan atau apakah mereka (adik2 kita) mendapatkan hidayah/tergerak hatinya untuk mengaji dan berubah menjadi lebih baik. Ingat yang Alloh lihat bukan hasil, tapi proses, ikhtiar.
" Ya Alloh izinkanlah aku menjadi perantara...perantara hidayah "

Tidak ada komentar:
Posting Komentar